Cerita saat hujan

Musim hujan masih berjalan. Guyuran air dari langit selayaknya menjadi pelepas dahaga setelah keringnya musim kemarau. Namun, cerita-cerita saat hujan tiba begitu berbeda. Banjir dan tanah longsor begitu trend saat hujan tiba. Berkah tersebut tiba-tiba menjadi petaka.

Cerita banjir dan tanah longsor lebih sering menhebohkan dibanding hijaunya dedaunan saat hujan tiba. Enggankah alam bersahabat dengan kita? Atau kita yang kurang bersahabat dengan alam? Pertanyaan yang harus kita jawab. Tak hanya dengan kata-kata. Namun dengan perbuatan. Mencegah banjir dan tanah longsor akan membuat kita menikmati anugerah tuhan.

Alam lahir terlebih dahulu dari kita. Kitalah yang harus bersahabat dengan alam. Merusaknya adalah penolakan persahabatan. Jadi jangan heran jika ia marah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s