Menghilangkan penyakit dengki

Saat khutbah jum’at tadi topiknya sangat mengena. Dengki. Penyakit yang banyak menjangkit. Tidak suka melihat orang lain senang,sukses,menyaingi kita. Dan sangat senang ketika orang lain.

Setelah mendengarkan khutbah dengan seksama, saya menjadi merasa. Mungkin sayapun terjangkit penyakit ini. Sedikit atau banyak sama saja. Virus tetaplah virus. Semakin lama semakin berkembang.

Saya sadar. Sangat sadar sekali. Bibit-bibit itu telah muncul. Selain tumbuh secara alami, lingkungan juga sangat mendukung. Virus dengki akan semakin kuat. Jika saya tak segera melakukan tindakan.

Khotib khutbah tadi juga memberikan resep. Mulai dari mengakui kehebatan orang lain hingga sadar akan takdir. Tentang rezeki. Tentang apa yang pasti kita punya dan tidak kita punya (capai). Saya menjadi punya kesimpulan. Jika saya mempunyai sifat “trimo ing pandum (menerima apa adanya)” akan jauh dari dengki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s