Jerman vs Italia


Jerman memang selalu begini. Tak meyakinkan pun tetap maju terus pantang mundur. Dan selalu bermain begitu. Sederhana tapi meyakinkan. Tak sesulit Spanyol tapi tetap indah. Tak seruwet Inggris apalagi Belanda. Dua nama terakhir yang tak punya mental juara.

Dan pagi ini saya kembali menyaksikan secara tidak sengaja. Sehabis penyisihan tak pernah sempat lagi menyaksikan Piala Eropa. Dan pagi ini ndilalah menyalakan tivi dan ketemu Jerman vs Italy. Walaupun pertandingan telah sampai perpanjangan waktu,menit 92.

Awalnya pertandingan cukup membosankan. Skor telah 1-1. Dan menit-menit telah berjalan hingga 120. Dan tak ada gol, walau kadang kedua kiper beda umur berjibaku. Dan habislah waktu. Adu pinalti tak aku saksikan. Hingga akhirnya penasaran juga, dan tivi nyala lagi. Hanya melihat Darmian dua kali menendang bola. Dan penendang terakhir Jerman, saya tak begitu melihat namanya. Dia berhasil membuat Bufon menunduk. Pemain Jerman berlarian. 4-3 skor adu pinalty. Jerman kembali ke final. Dan rasa-rasanya memang selalu begitu. Jerman selalu mampu melaju dan mencapai final. Tim paling konsekwen dengan final. Saya melihat sejak 2002 lalu, dan mereka selalu melaju. Dan mungkin kali ini hasarat mengawinkan gelar akan menjadi motivasi. Jerman memang luar biasa.

Dan kini mereka menunggu lawan laga final. Laga yang juga mengagetkan, Prancis vs Islandia. Kali ini Islandia jadi kuda hitam. Akankah senasip dengan Yunani? Mungkin mereka juga punya dewa-dewa sendiri. Yang akan mengantarkan ke laga akhir. Dan tentunya berpeluang memalukak Prancis dan Italy.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s