Rindu masa lalu

Kumulai tulisan ini dalam iringan nyanyian binatang malam. Juga nyanyian sinden wayang kulit sayup-sayup terdengar ditelinga. Telah lama tak kurasakan seperti ini. Ketenangan jiwa. Dunia tanpa suara mesin yang menderu kejam. Ah…diri ini semakin rindu akan masa lalu. Masa-masa dimana kesederhanaan itu. Rumah-rumah kayu atau bambu. Dan malam-malam seperti ini hanya binatang malam yang bernyanyi, atau sesekali binatang ternak kambing atau ayam yang berteriak. Dan zaman…semakin lama…semakin menhancurkan masa-masa itu.

Malam ini kuingat-ingat lagi masa itu. Hati ini semakin trenyuh saja. Dan kenapa pula harus kupikirkan hal semacam itu. Dengan dunia modern semua hal menjadi lebih mudah. Seperti perasaanku ini, dengan sedikit waktu saja telah tersebar ke penjuru dunia. Dan masa lalu…

Dua puluh tahun yang lalu, tanah ini tertinggal dalam pembangunan. Jalan-jalan masih berupa tanah dan tak lebar. Belum lagi ada rumah dari semen, apalagi baja. Dan malam-malam seperti ini, hanya pelita yang menjadi penerang. Orang-orang tidur diatas ambin bambu beralaskan tikar pandan. Anak-anak belum lagi berkamar sendiri. Tidur berjajar dengan bapak ibunya. Siang hari anak-anak bermain riang. Berburu jangkrik pada musimnya. Bermain petak umpet, gobak sodor, gledekan, kelereng, lompat karet, atau sekedar kejar-kejaran kesana-kemari. Sore hari beramai-ramai mengaji di mushola, juga dengan penerang pelita. Dikeras-keraskan ketika membaca Al-Qur’an hingga suaranya terdengar di mana-mana. Ah…anak zaman sekarang tak lagi seperti itu.

Kemajuan, dengan alasan seperti itulah keadaan ini mesti terjadi. Diciptakan mesin-mesin yang lebih kuat dan lebih pandai dari manusia. Dan kemajuan itu pula yang telah menghancurkan masa lalu itu. Masa-masa yang mungkin tak akan kutemui lagi. Tak ada lagi anak-anak berlarian bermain-main mencari jangkrik. Kemajuan telah menggantian kaki anak-ank dengan roda yang menggelinding kencang. Kemajuan telah menghancurkan romantika kehidupan masa lalu.

Iklan

One thought on “Rindu masa lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s