Kelinci

Memelihara kelinci benar-benar menjadi hobi dan profesi yang kini saya jalani. Menyenangkan. Sangat menyenangkan, padahal dulunya saya tidak ada minat dalam hal kelinci ini. Namun dalam beberapa bulan terakhir memelihara kelinci benar-benar membuat saya semakin menikmati profesi ini. Walaupun dari kegiatan itu belum mampu memberikan penghasilan untuk saya. Namun yang namanya suka, tetap harus dijalani dengan ikhlas, senang dan bahagia.

Kegiata memelihara kelinci saya mulai beberapa bulan yang lalu. Pada waktu itu seorang kawan saya menyarankan untuk mengembangkan kelinci. Dan mulai saat itu saya belajar dan terus belajar. Hingga saat ini ketika saya terus mendalami dunia perkelincian semakin lama membuat saya semakin menyukai binatang lucu ini.

Memang tak bisa dibilang mudah dalam budidaya kelinci ini. Dan sebagian orang (di daerah saya) tidak begitu yakin akan sukses dalam budidaya kelinci. Pasalnya beberapa tetangga mengatakan sangat sulit untuk membudidayakan kelinci. Kalau sudah kembung maka selesai sudah.

Memang tak salah, kelinci kembung sangat susah untuk diselamatkan. Semenjak saya memulai dari beberapa bulan yang lalu pun saya sudah beberapa kali mendapatkan kelinci saya kembung. Dan tentu saja saya tak mampu menyelamatkan. Bahkan pisau saya juga tak mampu. Hanya dalam sehari semalam semenjak saya mengetahui kelinci itu kembung, kelinci sudah tewas.

Di kampung saya banyak yang berpendapat bahwa kondisi kembung yang sering terjadi itu dikarenakan daerah saya terlalu dingin untuk kelinci. Hingga pada saat ini memang banyak warga yang menyerah untuk memelihara kelinci ini. Mereka beralasan karena kampung saya kurang cocok untuk budidaya kelinci.

Ternyata apa yang menjadi alasan warga kampung saya sangat berbeda dengan apa yang menjadi alasan para peternak yang saya tanyai. Menurut para peternak-peternak senior, kelinci kembung tidak disebabkan oleh kondisi alam yang cukup dingin seperti dikampung saya ini. Inilah jawaban peternak yang saya tanyai tentang masalah kembung ini, Kembung itu bukan penyakit tetapi gejala dari suatu penyakit.Kembung biasanya ditandai tidak mau makan terlebih dahulu .Perlu analisa tidak mau makannya karena apa. Bisa koksi,salah makan,air minum yang tidak lancar dll. Saat tidak mau makan itulah kelinci segera mendapatkan penanganan maka kemungkinan tertolong lebih besar. Jika tidak mau makan tidak segera ditangani akan melanjut gejala klinis kembung karena adanya perkembangan bakteri patogen disepanjang sal pencernaan. Maka ketika kembung biasanya itu kasus yang tidak segera ditangani dan ketika itu prosentase tertolong lebih kecil.Maka hal yg harus dilakukan segera tangani saat kelinci tidak mau makan.

Nah dari jawaban diatas kini saya lebih paham, lebih masuk akal untuk dipertimbangkan. Kelimci merupakan binatang yang asalnya dari negara yang bermusim dingin. Maka menjadi aneh jika binatang itu tidak cocok untuk dibudidayakan di kampung saya.

#keepSpirit #semangatPagi #membangunDesa #kelinciKembung

Iklan

One thought on “Kelinci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s