Susah Gampang pelihara kelinci

Memelihara kelinci baru seumur jagung sebenarnya belum layak untuk membuat kesimpulan. Namun dari beberapa kondisi yang telah saya alami, sedikit kesimpulan bisa saya utarakan. Kesimpulanya, memelihara kelinci itu susah-susah gampang.

Alasan saya menyebut susah gampang disini dikarenakan saya belum begitu mampu untuk membudidayakan secara baik dan benar. Tingkat kematian kelinci saya masih cukup tinggi. Tiap bulan harus berkabung karena kelinci tidak mampu bertahan hidup.

Masalah sebenarnya yang saya alami sepertinya lazim bagi para peternak pemula. Peternak yang masih mencari solusi untuk budidaya yang lebih baik. Kematian-kematian yang dialami kelinci saya juga lebih banyak karena saya terlalu banyak ujicoba pakan. Hal ini menyebabkan pencernaan kelinci menjadi kacau. Kadang terserang mencret dan kembung.

Kondisi seperti itu membuat saya menyimpulkan bahwa pola pakan kelinci sangat menentukan kehidupan kelinci tersebut. Begitu pula dengan kondisi nutrisi pakan memang harus benar-benar seimbang. Hal ini dikarenakan kondisi pencernaan kelinci memang begitu berbeda dengan binatang-binatang lainya. 

Alasan kenapa saya menambahkan kata gampang karena banyak juga peternak lain yang sukses dengan kelinci. Kalaupun saya belum mampu lebih karena kemampuan saya saja yang belum cukup, masih harus banyak belajat lagi. Keep spirit….!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s